Bagikan melalui :
Hidup adalah menentukan pilihan. Ada yang memilih sebagai karyawan / pekerja atau memilih sebagai pemilik bisnis. Setiap pilihan memiliki resiko yang harus ditanggung. Oleh karena itu, kita harus mengenal diri kita sehingga kita bisa bertindak optimal dalam kehidupan.
Ketika memilih sebagai pekerja, tentu ada konsekuensi yang menyertai atas pilihan kita. Konsekuensi sebagai pekerja adalah :
- Pekerjaannya ditetapkan, tak bisa pekerja memilih pekerjaan apa yang akan dilakukan. Mereka hanya bisa patuh pada apa yang ditetapkan. Uraian pekerjaan sudah dibuat untuk dapat menghasilkan hasil yang diharapkan.
- Fasiltas yang diterima sudah diatur. Pekerja perlu mengoptimalkan pekerjaan yang diberikan dengan fasilitas yang disediakan. Boleh pekerja mengajukan usulan, tetapi setiap usulan tentu akan dipertimbangkan dengan kontribusi yang akan dihasilkan.
- Waktu kerja dan istirahat ditentukan. Semua berjalan sesuai dengan pengaturan yang dibuat agar dapat menghasilkan hasil yang diharapkan.
- Imbal jasa dihitung. Menjadi pekerja boleh menginginkan pendapatan lebih. Karena pendapatan adalah kuasa dari pekerja. Tetapi pekerja jangan fokus pada gaji yang diharapkannya. Harapan yang diciptakan dan tak memiliki kuasa untuk mewujudkan membuat pekerja stress, mengeluh dan menurun motivasi kerjanya. Penetapan gaji adalah kuasa manajemen, penetapan besarnya pendapatan adalah kuasa pekerja.
Siapa karyawan? Banyak yang tidak paham, mengapa dirinya disebut sebagai karyawan. Karyawan adalah orang yang menghasilkan karya. Karyawan yang menghasilkan karya berarti mampu memberikan kontribusi. Dengan karya yang dihasilkan dari pikiran, maka ia tak hanya mengandalkan kebiasaan dalam bekerja. Jadilah karyawan, sehingga masa depan kita menjadi lebih baik.
Siapa anda? saya manusia. Mengapa disebut manusia dan bukannya orang. Banyak harapan dari orang tua agar anaknya menjadi orang. Apa yang membedakan manusia dengan makhluk Tuhan yang lain? Kebanyakan karyawan mengerti dan menjawab dengan tegas : PIKIRAN. Namun ketika ditanya lebih lanjut , apakah anda bekerja mengandalkan pikiran atau kebiasaan? Umumnya mengatakan kebiasaan. Lalu bagaimana dengan pikiran yang membedakan kita dari makhluk Tuhan lainnya?
Semua yang ada didunia memiliki nama. Nama adalah sebutan. Nama itu penting untuk membedakan sesuatu dengan yang lain. Lalu apa sebutan bagi mahluk yang menggunakan pikirannya? manusia, yaa betul manusia. Jika anda tidak menggunakan pikiran, disebut apa? mereka umumnya tak bisa menjawab. Padahal diawal sudah disampaikan ….. YA BETUL … ORANG. MANUSIA adalah gelar atau sebutan untuk makhluk yang menggunakan pikirannya, yang membedakan dengan makhluk Tuhan lainnya.
Active Learning sebagai alat bantu untuk mengubah mindset karyawan dan memperkenalkan karyawan akan dirinya. Barang siapa mengenal dirinya maka ia akan mengenal siapa Tuhannya, yang luar biasa memberikan alat bantu yang membawa diri manusia menuju hidup yang lebih baik.
Salam improvement.
Bila bermanfaat, bagikan melalui :