Menerima Siswa Magang HRD



Bagikan melalui :

Menerima Siswa Magang HRD

Penulis : Drs. Psi. Reksa Boeana - Tanggal : 15-Jan-2024





Kami mendapat perintah untuk memberikan pemahaman magang bagi mahasiswa yang telah mengikuti program pelatihan bidang HRD. Jika kalian ingin magang, maka kalian tak mendapatkan pengalaman bidang HRD, karena banyak kegiatan HRD yang bersifat clerical. Jika ada kegiatan rekrutmen seleksi, maka kita bisa punya tahu apa yang dilakukan dalam proses rekrutmen seleksi. Pekerjaan HRD lebih banyak bersifat strategis, dimana dibutuhkan pemikiran dan evaluasi atas pencapaian-pencapaian yang diwujudkan.

Jika kalian inginkan dapatkan pengetahuan bidang HRD, selain melalui pelatihan, maka kalian bisa dapatkan melalui belajar soal dan studi kasus. Kalian bisa mengerjakan latihan berpikir Active Learning, dimana sambal belajar studi kasus, kalian juga akan berlatih membentuk kebiasaan berpikir. Kebiasaan berpikir sangat membantu dalam mengambil keputiusan dengan tepat, karena semua yang dipikirkan menghasilkan Tindakan terbaik.

Saya juga belajar bagaimana anda memahami program Latihan berpikir Active Learning, karena program Latihan ini saya disain untuk mereka yang sudah bekerja. Karyawan bisa memahami lebih baik dan bisa mengubah sikap dan Tindakan yang kurang tepat. Namun bagi kalian, sebagai mahasiswa, apakah soal dan studi kasus yang ada dalam program dapat membantu pemahaman kalian.

Jika kalian belum memahami dengan baik, maka saya akan melakukan 3 langkah alternatif agar kalian memiliki panduan untuk memahami dengan baik. Kelak saya akan disain apa yang kalian butuhkan sebagai mahasiswa, karena saya berharap yang telah mengerjakan Latihan berpikir Active Learning mampu memahami situasi dan mengambil Tindakan tepat. Oleh karena itu saya bantu dalam hal :

  1. Mendisain materi baru sebagai tambahan agar yang mengerjakan Latihan mampu menangkap apa yang disampaikan.
  2. Mendisain e-book sesuai dengan apa yang dibutuhkan sehingga mereka yang berlatih dapat menjadi paham.
  3. Mendisain troble shooter, berdasar kasus yang kurang dipahami. Kelak akan saya tampilkan dalam web sehingga mereka yang berlatih bisa berkomunikasi dengan disain sesuai kondisi.
  4. Free konsultasi seumur hidup. Tentunya seumur hidup saya, oleh karena itu semua kasus yang ditanyakan akan saya disain troble shooternya. Termasuk disini adalah upaya peningkatan produktifitas.
  5. Formulir dan SOP yang dibutuhkan juga kalian bisa dapatkan, sehingga kalian bisa mengerjakan tugas sebagai HRD dengan baik.
  6. Alat bantu dalam membentuk leadership melalui Latihan. Saya telah disainkan contoh bahkan buku latihannya sehingga leader yang kalian bentuk dalam program leadership dapat berubah dan memiliki kemampuan yang diharapkan.

Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang kami ajukan seputar apa yang mereka pelajari :

  1. Kontrak kerja adalah tugas HRD. Bagaimana Hrd membuat kontrak kerja untuk level jabatan dengan pendapatan yang lebih besar dari dirinya? Bagaimana dampak jika kerahasiaan gaji tidak dapat dijamin. Apakah HRD, mampu menjamin kerahasiaan gaji ini. Ataukah kontrak kerja bagi jabatan tertentu dipegang oleh Direksi?
  2. Bagaimana ketika HRD membuat kontrak kerja dimana keputusan besaran gaji ditentukan oleh direksi melalui kebijakan yang ditetapkan. Berapa banyak perusahaan yang membayar karyawannya dibatas level UMK? Lebih banyak manakah mereka yang membayar dibawah UMK? Bagaimana anda mengurangi factor resiko ketika ada tuntutan karyawan?
  3. Bagaimana jika perusahaan membuat kebijakan bahwa slip gaji tidak diberikan ke karyawan, karyawan sudah ditransfer gajinya melalui bank. Besaran gaji dapat ditunjukkan ke istri karyawan dengan data gaji yang ditransfer ke bank. Bagaimana jika karyawan tetap meminta slip gaji yang menjadi haknya dan karyawan diminta oleh istrinya? Bagaimana sebagai HRD kita bisa menjamin bahwa slip gaji tidak ditunjukkan ke karyawan lain?
  4. Seringkali sebagai HRD kita telah diberi batasan-batasan oleh manajemen. Ketika HRD tak diperkenankan untuk memberikan copy Surat Kontrak, Langkah apa yang anda perlu lakukan sehingga karyawan tetap dapat kontrak kerjanya dan ia tak bisa berikan ke karyawan lainnya ?
  5. Bagaimana SOP dapat dijadikan alat bantu dalam pelatihan karyawan? Bagaimana HRD dapat mengukur efektifitas pelatihan dengan alat bantu SOP?

Khusus materi basic tentang kode materi 719, pemahaman berpikir yang kalian kerjakan, nampaknya diperlukan soal dan studi kasus yang lebih sederhana agar kalian bisa memahami. Nilai kalian semua tak pernah capai diatas 60. Hal ini membuktikan bahwa perlu diawali dengan materi baru sebelum kalian mengerjakan materi pemahaman berpikir. Dalam praktek yang saya lakukan, banyak leader yang mencapai nilai diatas 60 saat pertama kali mengerjakannya.

Ketika nilai 60 dapat dicapai maka kalian berlatih 3 kali, maka bacaan materi untuk menjawab persoalan yang diberikan bisa anda buka. Anda bisa memahami sendiri maksud dari pesan soal diberikan. Dengan 3 kali mengerjakan lagi, maka anda akan mendapatkan materi yang paling banyak salah. Setelah itu kalian bisa dapatkan materi jawaban kalian yang salah. Sehingga dalam waktu 7 kali dan maksimal 10 kali anda telah mampu menyelesaikan materi dengan nilai 95 (Baik).

Disamping itu anda dapat memperkenalkan program Latihan berpikir ini ke rekan atau perusahaan. Jasa anda memperkenalkan akan kami berikan passive income sebesar 20% dari nilai kontrak. Berbagi mampu membawa kita berada diatas.

Salam improvement


Bila bermanfaat, bagikan melalui :