Salesgirl Distributor Olie



Bagikan melalui :

Salesgirl Distributor Olie

Penulis : Drs. Psi. Reksa Boeana - Tanggal : 23-Jan-2024





Setelah sessi sharing pengalaman dan Latihan mock selling, seorang sales datang menghampiri. Ia ingin konsultasi untuk meningkatkan penjualannya, ia setuju dengan prinsip give and receive, hanya yang memberi, berhak untuk mendapat. Memberi disini bukan hanya bersedekah, berinfaq atau memberi dalam bentuk materi,

Memberi juga semangat untuk berbagi. Memberi berarti ada niat yang ia bentuk dalam berinteraksi dengan orang lain. Memberi dimulai dengan komunikasi intrapersonal sebelum menjalin relationship, sebelum menawarkan produk pada pelanggan.

Sales girl menyampaikan bahwa ia ingin bisa memberi ibunya. Niatan yang bagus. Mengapa kamu menyampaikan ke saya? karena saya ingin memberi beliau 1,5 juta. Kan bapak tahu sendiri, kalo saya masih baru disini. Bagaimana saya bisa memberikan sesuai niatan saya. Semua butuh proses, keyakinan untuk memberi, dapat diwujudkan karena keyakinanlah yang mendatangkan hasil sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Orang tua sebetulnya hanya butuh perhatian dari kita. Mereka tak pernah menuntut anaknya sejumlah uang. Mulailah dengan yang kamu bisa. Sekarang mampu sebesar 200 ribu, itu sudah bagus. Orang tua merasa diperhatikan oleh anaknya. Langkah awal komunikasi intrapersonal untuk berbagi sudah dilakukan.

Berikutnya adalah membangun komunikasi intrapersonal dengan calon customer. Siapa yang menjadi target kamu agar kamu mendapatkan apa yang diharapkan den bisa memberikan kepada ibumu? Mengapa kamu harus menjual kesana? salesgirl menjelaskan ia customer potensial, jumlah truknya cukup banyak dan juga berbisnis olie, serta sejumlah alasam yang intinya adalah untuk kepentingan salesgirl sendiri.

Komunikasi intrapersonal awal dengan ibu sudah bagus. Sesuai prinsip bahwa manusia memiliki fitrah membahagiakan manusia lain, orang-orang dimana semesta kita berada. Tetapi komunikasi intrapersonal dengan calon pelanggan, ini lebih menitik beratkan bagi keuntungan salesgirl bukan berorientasi keuntungan buat calon pelanggan.

Sudah berapa kali kamu kunjungan kesana. Apa tanggapan calon customermu? Pada intinya ia sampaikan stock masih ada, saya belum membutuhkan. Padahal pada kunjungan kledua, saya tahu ia mengambil dari distributor lain.

Apa prinsip yang dapat menjelaskan ini ? Customer membeli bukan karena kepandaian kita berbicara, bukan pengaruh penguasaan product knowledge, bukan pula karena teknik menawarkan yang kita kuasai tetapi ketika customer ada kebutuhan dan perasaan kita ketika ditolak oleh calon pelanggan. coba diperbaiki komunikasi intrapersonal dengan calon pelanggan.

Seperti apa bicaranya? fokuslah pada apa yang dia butuhkan. Kamu menawarkan olie ke dia, apa yang ia bisa dapatkan keuntungan dari penawaranmu. Fokus disana. Banyak hal yang bisa kamu sampaikan, mengapa ingin menawarkan kepada dia. Misalnya apa? Saya inginkan bapak dapat manfaat dalam transaksi ini, saya inginkan bapak dapatkan keuntungan lebih termasuk saya akan bantu hitungkan kebutuhan bapak dan bapoak selalu mendapatkan jaminan stock tersedia sehingga tidak mengorbankan penjualan ketika bapak membutuhkan untuk truck bapak. Sampaikan komunikasi ini pada saat gelombang otak berada pada kondisi alpha. Kamu juga perlu berlatih untuk dapat meningkatkan konsentrasi dengan Latihan mind fokus exercise, seperti yang kita bahas tadi.

Pada kunjungan berikutnya (1 bulan kemudian), salesgirl menemui dan menyampaikan terima kasih karena ia bisa memberikan sejumlah uang yang telah diniatkan olehnya. Tak perlu berterima kasih, semua upaya yang kamu lakukan itu karena keyakinan dan kesediaan kamu belajar dengan cepat. Semua orang berbuat kebaikan tentu demi nama baiknya, demi kebaikan dirinya. Dan kamu telah lakukan dengan baik.

Pesan yang perlu diingat, selalulah berprasangka positif karena persangkaan itu adalah wujud permintaan yang dipanjatkan kepada Pencipta. Prasangka baik melahirkan semangat untuk mencari solusi tentang Tindakan tepat yang perlu diambil. Tak ada kegagalan ketika kita berpikir sebelum melakukan Tindakan.

Salam improvement


Bila bermanfaat, bagikan melalui :